02.21.09
Grafik Respons Audio
Untuk merencanakan systim speaker, sangat penting bila kita memahami grafik respon audio: frekuensi terhadap decibel/spl, frekuensi terhadap impedanse, phase, dll. Kita tidak dapat menggambarkan bentuk sebuah bunyi, tetapi kita bisa menggambarkan Responnya terhadapfaktor-faktor tertentu seperti terhadap decibel. Dari grafik Impedansi terhadap Frekuensi dapat terlihat bahwa tidak satupun dari semua woofer yang memiliki impedansi tetap pada setiap jangka frekuensi. Impedansi mengalami puncaknya pada frekuensi 35 Hz dimana impedansinya sbesar 20 ohm. Pada titik puncak ini dikenal sebagai Fs (frekuensi Resonansi speaker terukur diudara bebas) dengan pengertian pada frekuensi ini speaker (woofer) mulai beresonansi yaitu medan magnet speaker (woofer) mulai kehilangan kendali terhadap gerakan coil suara/konus. Sama juga di titik frekuensi 1500 Hz, dimana impedansinya adalah 6,5 ohm, semakin tinggi frekuensinya semakin tinggi pula impedansinya. Ini biasa bagi setiap speaker (woofer) karena induktansi coil suara, karena pada teori elektronik, setiap gulungan kawat baik yang berinti atau tidak selain mempunyai Resistansi DC juga mempunyai Induktansi.
caturstrife said,
March 17, 2009 at 4:13 pm
apakah speaker itu ada hubungannya dengan perangkat elekromagnetik kalau ada mohon jelasin lewat email aq
http://caturastrife.blogspot.com